Tanaman Aquascape Anubias Coffeefolia merupakan salah satu tanaman aquascape yang menarik karena memiliki daun tebal dengan tekstur bergelombang dan warna yang berubah dari merah kecokelatan ketika muda menjadi hijau tua saat dewasa. Karakternya yang tahan banting, pertumbuhan lambat, serta kebutuhan cahaya dan CO₂ yang relatif rendah membuat tanaman ini cocok untuk aquascaper pemula maupun penghobi yang menggunakan setup low-tech.
Berbeda dengan tanaman karpet atau stem plant yang membutuhkan pemangkasan rutin, Anubias Coffeefolia justru lebih mengandalkan kesabaran. Tanaman ini dapat bertahan dalam kondisi pencahayaan rendah dan tidak membutuhkan substrat khusus untuk tumbuh. Hal terpenting dalam perawatannya adalah memahami cara memperlakukan rhizome, bagian batang tebal tempat daun dan akar tumbuh.
Tropica mencatat Anubias barteri var. coffeefolia sebagai tanaman rhizomatous dengan pertumbuhan lambat, kebutuhan cahaya rendah, dan kebutuhan CO₂ rendah. Tingginya dapat mencapai sekitar 15–30 cm lebih tergantung kondisi dan usia tanaman.
Apa Itu Anubias Barteri var. Coffeefolia?
Anubias Coffeefolia dikenal dalam dunia aquascape sebagai salah satu varietas Anubias barteri. Tanaman ini termasuk keluarga Araceae dan memiliki karakter pertumbuhan melalui rhizome yang menjalar secara horizontal.
Nama “Coffeefolia” berkaitan dengan bentuk daunnya yang memiliki tekstur berlekuk dan bergelombang. Ketika diperhatikan dari dekat, permukaan daun terlihat seperti memiliki lipatan di antara tulang-tulang daun.
Salah satu ciri yang paling mudah dikenali adalah warna daun barunya. Daun muda biasanya muncul dengan warna merah kecokelatan atau bronze sebelum perlahan berubah menjadi hijau tua ketika matang. Karakter tersebut membuat Coffeefolia memiliki tampilan yang berbeda dari beberapa Anubias lain yang umumnya langsung terlihat hijau.
Pertumbuhannya memang lambat. Namun justru karakter tersebut yang membuat tanaman ini menarik untuk aquascape jangka panjang karena bentuknya relatif stabil dan tidak menuntut trimming sesering tanaman stem.
Ciri-Ciri Anubias Coffeefolia
Jika Anda baru membeli tanaman ini dan ingin memastikan apakah yang didapat benar-benar Coffeefolia, beberapa karakter berikut dapat menjadi petunjuk.

1. Daunnya tebal dan bertekstur
Daun Anubias Coffeefolia memiliki tekstur yang cukup kuat dan permukaannya tidak benar-benar datar. Bagian di antara tulang daun terlihat melengkung sehingga memberikan efek bergelombang.
Daun yang sudah dewasa biasanya berwarna hijau tua dengan permukaan yang terlihat kokoh.
2. Daun muda berwarna merah kecokelatan
Ini menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Ketika daun baru keluar, warnanya dapat terlihat bronze, cokelat kemerahan, atau merah tua. Seiring pertumbuhan, warna tersebut akan berubah menjadi hijau yang lebih gelap.
Jadi, jika Anda melihat daun baru Coffeefolia berwarna kemerahan, tidak perlu langsung menganggap tanaman sedang bermasalah.
3. Memiliki rhizome
Seperti Anubias lainnya, Coffeefolia memiliki rhizome, yaitu batang tebal yang tumbuh mendatar.
Dari bagian inilah daun tumbuh ke atas sementara akar berkembang ke bawah atau menyebar ke hardscape.
Rhizome inilah yang perlu mendapatkan perhatian khusus ketika menanam Anubias Coffeefolia.
4. Pertumbuhannya lambat
Jangan berharap Coffeefolia memenuhi satu area aquascape hanya dalam beberapa minggu.
Pertumbuhannya jauh lebih lambat dibandingkan tanaman stem seperti Rotala atau tanaman karpet seperti Monte Carlo.
Justru karena lambat, Coffeefolia cocok digunakan sebagai tanaman focal point atau tanaman midground yang tidak banyak berubah bentuk.
Apakah Anubias Coffeefolia Cocok untuk Aquascape?
Jawabannya ya, terutama jika Anda menyukai aquascape dengan perawatan relatif sederhana.
Anubias Coffeefolia dapat digunakan pada berbagai gaya aquascape, termasuk nature aquarium, low-tech planted tank, hingga layout yang mengandalkan kayu dan batu sebagai hardscape utama.
Daunnya yang besar dan bertekstur juga bisa menjadi kontras yang menarik jika dipadukan dengan tanaman berdaun kecil.
Misalnya, Coffeefolia dapat ditempatkan di antara batu atau kayu, kemudian dikelilingi tanaman dengan ukuran daun lebih kecil. Perbedaan tekstur tersebut membuat komposisi terlihat lebih natural.
Untuk memahami pilihan tanaman Anubias lainnya, Anda juga bisa membaca artikel utama tentang karakteristik, cara menanam, merawat, dan budidaya Anubias. Artikel tersebut dapat menjadi referensi lanjutan jika Anda ingin membandingkan Coffeefolia dengan jenis Anubias lainnya.
Anubias Coffeefolia Low Tech: Apakah Bisa?
Anubias Coffeefolia sangat cocok untuk setup low-tech.
Tanaman ini tidak membutuhkan pencahayaan intensif dan CO₂ injeksi bukan merupakan kebutuhan wajib.
Untuk aquascaper pemula, karakter ini cukup menguntungkan.
Anda tidak perlu membuat sistem CO₂ bertekanan hanya untuk membuat Coffeefolia hidup. Dengan pencahayaan yang sesuai, kualitas air yang stabil, serta nutrisi yang mencukupi, tanaman dapat tumbuh secara perlahan.
Namun, jangan salah memahami istilah “low-tech” sebagai berarti tanaman bisa dibiarkan begitu saja.
Tanaman tetap membutuhkan kondisi air yang baik. Yang berbeda adalah tingkat kebutuhannya terhadap cahaya, karbon tambahan, dan nutrisi dibandingkan tanaman aquascape yang lebih demanding.
Cara Menanam Tanaman Aquascape Anubias Coffeefolia
Kesalahan paling umum ketika menanam Anubias adalah memperlakukan rhizome seperti akar tanaman biasa.
Rhizome Anubias Coffeefolia jangan dikubur seluruhnya di dalam substrat.
Jika rhizome tertutup substrat dalam waktu lama, risiko pembusukan meningkat. Aquarium Co-Op juga menjelaskan bahwa tanaman rhizome seperti Anubias dapat dipasang pada batu atau kayu tanpa membutuhkan substrat, sementara akar boleh diarahkan masuk ke substrat selama rhizome tetap berada di atasnya.
Cara menanam Anubias Coffeefolia pada kayu
Menanam Anubias Coffeefolia pada kayu merupakan salah satu metode yang paling menarik secara visual.
Langkahnya:
- Tentukan posisi kayu yang ingin digunakan.
- Bersihkan bagian rhizome dari sisa rockwool atau media pembibitan.
- Tempelkan rhizome pada permukaan kayu.
- Ikat menggunakan benang atau gunakan aquarium-safe super glue gel.
- Pastikan rhizome tetap terbuka.
- Masukkan hardscape ke dalam aquarium.
- Biarkan akar berkembang dan mencengkeram kayu secara alami.
Jangan mengikat terlalu kuat sampai rhizome tertekan atau rusak.
Seiring waktu, akar akan berkembang dan membantu tanaman menempel lebih kuat pada kayu.
Cara menanam Anubias Coffeefolia di batu
Coffeefolia juga sangat cocok ditempelkan pada batu.
Pilih batu dengan permukaan yang memiliki celah atau tekstur. Letakkan rhizome pada posisi yang terlihat alami, kemudian ikat atau rekatkan.
Jika menggunakan lem, gunakan super glue gel yang aman untuk aquarium dan aplikasikan secukupnya pada titik kontak antara tanaman dan hardscape.
Cara lainnya adalah menyelipkan rhizome ke celah batu sehingga tanaman dapat tertahan tanpa membutuhkan lem.
Metode ini sangat cocok untuk layout nature aquarium atau aquascape yang menggunakan batu sebagai elemen utama.
Bolehkah akar Anubias Coffeefolia ditanam di substrat?
Boleh, tetapi bedakan antara akar dan rhizome.
Akar dapat diarahkan masuk ke substrat untuk membantu tanaman mendapatkan tempat berpijak. Sementara rhizome harus tetap berada di atas permukaan substrat.
Teknik ini juga dapat digunakan ketika Anda ingin tanaman terlihat seolah-olah tumbuh dari dasar aquarium.
Cara Merawat Anubias Coffeefolia
Perawatan Coffeefolia sebenarnya cukup sederhana selama kebutuhan dasarnya terpenuhi.
1. Gunakan pencahayaan rendah hingga sedang
Coffeefolia tidak membutuhkan lampu dengan intensitas tinggi.
Bahkan, pencahayaan yang terlalu kuat dapat membuat permukaan daun Anubias yang tumbuh lambat lebih mudah ditumbuhi algae.
Jika aquarium Anda memiliki lampu yang sangat terang karena tanaman lain membutuhkan intensitas tinggi, pertimbangkan menempatkan Coffeefolia pada area yang sedikit teduh.
2. CO₂ tidak wajib
Salah satu kelebihan Anubias Coffeefolia adalah dapat tumbuh tanpa injeksi CO₂.
Pada aquarium low-tech, tanaman tetap dapat berkembang meskipun pertumbuhannya lambat.
Jika menggunakan CO₂, pertumbuhan tanaman dapat menjadi lebih baik, tetapi jangan menganggap CO₂ sebagai solusi utama untuk semua masalah Coffeefolia.
Posisi tanaman, intensitas cahaya, kualitas air, dan nutrisi tetap harus diperhatikan.
3. Berikan nutrisi secukupnya
Anubias memperoleh nutrisi terutama dari kolom air. Karena itu, pemupukan cair dapat membantu ketika kandungan nutrisi di aquarium rendah. Aquarium Co-Op juga menyarankan pupuk cair aquascape all-in-one sesuai kebutuhan untuk tanaman rhizome seperti Anubias.
Tidak perlu berlebihan.
Pada aquarium dengan ikan yang cukup banyak dan pemberian pakan rutin, sebagian nutrisi sudah tersedia dari limbah organik. Dosis pupuk sebaiknya disesuaikan dengan kondisi aquarium dan tanaman lain yang ada di dalamnya.
4. Jangan terlalu sering mengganggu tanaman
Karena pertumbuhannya lambat, Coffeefolia tidak membutuhkan trimming rutin.
Kesalahan yang cukup sering dilakukan pemula adalah terlalu sering mencabut, memindahkan, atau mengubah posisi tanaman karena terlihat tidak cepat tumbuh.
Berikan waktu.
Pada tanaman lambat seperti Anubias, perubahan kecil dari minggu ke minggu mungkin tidak terlalu terlihat. Namun setelah beberapa bulan, pertumbuhan daun dan akar biasanya jauh lebih jelas.
Mengapa Anubias Coffeefolia Menguning?
Anubias Coffeefolia menguning dapat disebabkan oleh beberapa faktor dan tidak selalu berarti tanaman kekurangan pupuk.
Beberapa penyebab yang perlu diperiksa antara lain:
Daun lama mengalami penuaan
Daun tua secara alami dapat berubah warna dan akhirnya mati. Jika hanya satu atau beberapa daun paling tua yang menguning sementara daun baru terlihat sehat, kondisi tersebut belum tentu menjadi masalah serius.
Rhizome mengalami pembusukan
Ini justru harus lebih diperhatikan.
Jika rhizome tertanam di dalam substrat dan mulai lunak, cokelat, atau mengeluarkan jaringan yang rusak, tanaman berpotensi mengalami rhizome rot.
Segera periksa bagian tersebut dan keluarkan jaringan yang membusuk jika memungkinkan.
Kondisi air tidak stabil
Anubias memang tahan terhadap berbagai kondisi air, tetapi tahan banting bukan berarti kebal terhadap kondisi aquarium yang buruk.
Pastikan filtrasi berjalan baik, lakukan water change secara rutin, dan hindari perubahan parameter air yang terlalu ekstrem.
Algae menutupi daun
Permukaan daun Coffeefolia yang bergelombang memiliki banyak lekukan. Pada kondisi cahaya berlebih, algae dapat lebih mudah menempel di area tersebut.
Karena pertumbuhan daunnya lambat, algae juga dapat bertahan cukup lama sebelum daun diganti oleh pertumbuhan baru.
Tips Agar Anubias Coffeefolia Tumbuh Subur
Jika target Anda bukan sekadar membuat Coffeefolia bertahan hidup, tetapi ingin mendapatkan tanaman yang sehat dan tampak menarik, beberapa kebiasaan berikut cukup membantu.
- Pertama, jangan mengejar pertumbuhan cepat. Coffeefolia memang bukan tanaman yang dirancang untuk tumbuh cepat.
- Kedua, prioritaskan stabilitas aquarium. Parameter air yang stabil biasanya lebih bermanfaat daripada terus-menerus mengubah setting.
- Ketiga, gunakan pencahayaan yang masuk akal. Lebih banyak cahaya bukan berarti lebih sehat untuk Anubias.
- Keempat, pastikan rhizome tidak tertutup. Ini adalah aturan yang paling penting.
- Kelima, bersihkan daun jika algae mulai menumpuk. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak daun.
- Keenam, berikan ruang. Coffeefolia dapat berkembang menjadi tanaman berukuran cukup besar dibandingkan Anubias berukuran mini.
Jika Anda menyukai Anubias tetapi membutuhkan varietas yang lebih kecil untuk nano tank atau area sempit, Anda bisa melanjutkan ke artikel Anubias Petite: karakteristik dan cara merawatnya. Sementara untuk mengetahui karakter Anubias dengan pola dan warna daun yang lebih unik, baca juga Mengenal Anubias Nana Pinto.
Untuk eksplorasi berbagai jenis tanaman aquascape lainnya, Anda juga dapat melihat Ensiklopedia Tanaman Aquascape Aquair sebagai referensi utama.
Cara Memperbanyak Anubias Coffeefolia
Anubias Coffeefolia dapat diperbanyak melalui pembagian rhizome.

Caranya tidak sulit, tetapi jangan terburu-buru memotong tanaman yang masih kecil.
Pilih tanaman yang sudah memiliki rhizome cukup panjang dan beberapa daun sehat. Gunakan gunting atau pisau yang tajam dan bersih untuk memotong rhizome menjadi beberapa bagian.
Pastikan setiap potongan memiliki daun dan bagian rhizome yang sehat.
Setelah dipotong, masing-masing bagian dapat dipasang kembali pada batu atau kayu.
Metode ini memang membutuhkan kesabaran karena Coffeefolia tumbuh lambat. Namun dengan kondisi aquarium yang stabil, potongan rhizome tersebut dapat menghasilkan pertumbuhan baru.
Apakah Anubias Coffeefolia Bisa Berbunga di Aquarium?
Bisa.
Menariknya, Coffeefolia dapat menghasilkan bunga meskipun tumbuh sepenuhnya terendam.
Jadi, ketika suatu saat Anda menemukan struktur seperti bunga kecil muncul dari tanaman, tidak perlu langsung menganggapnya sebagai kelainan.
Bunga tersebut merupakan bagian normal dari siklus hidup tanaman.
Anubias Coffeefolia Cocok untuk Siapa?
Tanaman ini sangat cocok untuk:
- Pemula yang baru belajar aquascape.
- Pemilik aquarium low-tech.
- Aquascaper yang tidak ingin sering trimming.
- Aquarium dengan pencahayaan rendah.
- Layout yang menggunakan kayu atau batu.
- Aquascape yang membutuhkan tanaman bertekstur dan berdaun lebar.
- Penghobi yang menyukai tanaman dengan pertumbuhan lambat.
Sebaliknya, Coffeefolia kurang ideal jika tujuan Anda adalah mendapatkan pertumbuhan tanaman yang sangat cepat atau mengisi area kosong aquarium dalam waktu singkat.
Kesimpulan
Tanaman Anubias Coffeefolia merupakan tanaman aquascape yang menarik karena memadukan ketahanan, perawatan sederhana, dan karakter daun yang sangat khas. Daun mudanya yang merah kecokelatan kemudian berubah menjadi hijau tua dengan tekstur bergelombang ketika dewasa.
Tanaman ini juga cocok untuk Anubias barteri var. ‘Coffeifolia’ low tech karena kebutuhan cahayanya rendah dan CO₂ injeksi tidak wajib. Cara menanamnya pun relatif sederhana: pasang pada kayu atau batu, atau biarkan akar masuk ke substrat dengan catatan rhizome tetap berada di atas substrat.
Jika ada satu hal yang paling penting untuk diingat ketika merawat Coffeefolia, itu adalah jangan mengubur rhizome.
Selebihnya, fokuslah pada aquarium yang stabil, pencahayaan yang tidak berlebihan, nutrisi yang cukup, dan kesabaran. Coffeefolia memang tumbuh perlahan, tetapi justru karakter tersebut membuatnya menjadi tanaman yang menyenangkan untuk dirawat dalam jangka panjang.
FAQ Anubias barteri var. ‘Coffeifolia’
Apakah Anubias Coffeefolia cocok untuk pemula?
Ya. Anubias Coffeefolia termasuk tanaman yang relatif mudah dirawat dan toleran terhadap pencahayaan rendah. Pertumbuhannya lambat sehingga kebutuhan trimming juga rendah.
Apakah Anubias Coffeefolia membutuhkan CO₂?
Tidak wajib. Coffeefolia dapat tumbuh tanpa injeksi CO₂ dan cocok digunakan pada aquarium low-tech. CO₂ tambahan dapat membantu pertumbuhan, tetapi bukan persyaratan utama.
Apakah Anubias Coffeefolia boleh ditanam di substrat?
Akarnya boleh masuk ke substrat, tetapi rhizome jangan dikubur. Rhizome yang tertutup substrat berisiko mengalami pembusukan.
Lebih bagus Anubias Coffeefolia di kayu atau batu?
Keduanya bisa. Pilih berdasarkan desain aquascape. Coffeefolia di kayu memberikan kesan natural, sedangkan pemasangan pada batu cocok untuk layout berbasis hardscape.
Kenapa Anubias Coffeefolia menguning?
Penyebabnya bisa berupa daun tua yang memang sudah waktunya mati, kondisi air yang kurang stabil, masalah pada rhizome, ketidakseimbangan nutrisi, atau pertumbuhan algae yang berlebihan.
Berapa lama Anubias Coffeefolia tumbuh besar?
Coffeefolia termasuk tanaman yang pertumbuhannya lambat. Karena itu, perkembangan ukuran tanaman lebih baik dinilai dalam hitungan bulan daripada minggu.
Apakah daun merah Anubias Coffeefolia normal?
Ya. Daun baru Coffeefolia memang dapat muncul dengan warna merah kecokelatan atau bronze sebelum berubah menjadi hijau tua ketika matang.
Bagaimana cara memperbanyak Anubias Coffeefolia?
Cara yang umum adalah membagi rhizome menggunakan alat potong yang tajam dan bersih. Setiap potongan sebaiknya memiliki bagian rhizome serta daun yang sehat agar dapat melanjutkan pertumbuhan.